Rabu, 16 Desember 2009

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
LANSIA DENGAN PENYAKIT MENULAR “ DHF ”


A. PENGKAJIAN

1. Data Umum
a. Nama KK : Tn S
b. Alamat : Jln. Pertukangan Timur Rt 3/2 Purwosari Pasuruan
c. Agama : Islam
d. Pekerjaan : Swasta ( pedagang )
e. Pendidikan : SD
f. Komposisi Keluarga :

No Nama Jenis Kelamin Hubungan Keluarga Umur Pendidikan Status Imunisasi Ket
1.


2. Ny. N


Tn. S P


L Ibu Kandung

Anak Kandung 70 Thn


54 Thn SD


SD
TIDAK DIKAJI Informasi dari keluarga

g. Genogram :









KETERANGAN :
: Perempuan
: Laki Laki
: Pisah/ cerai
X : Meninggal
: Klien
: Tinggal Serumah

h. Tipe Keluarga :
Single parent yang terdiri dari satu orang trua akibat cerai dan anaknya tinggal dirumah.

i. Suku Bangsa :
Keluarga Tn. S mengatakan seluruh keluarganya adalah suku bangsa Jawa.

j. Agama :
Keluarga Tn. S mengatakan seluruh keluarganya menganut agama Islam, tidak ada kepercayaan / keyakinan yang menyimpang tentang kesehatan.

k. Status Sosial Ekonomi Keluarga :
Penghasilan Tn. S ( anaknya ) dari usaha berdagang, dalam satu hari ± Rp. 20.000, penghasilan yang diperoleh dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, membayar listrik,. Barang yang dimiliki kelurga adalah meja, kursi, sepeda.

l. Aktifitas Rekreasi Keluarga :
Saat ada waktu senggang, biasanya keluarga berkumpul untuk berbincang bincang sambil menonton TV di rumah anaknya disebelah. Keluarga Tn. S jarang pergi ketempat wisata karena anakanya sibuk mengurusi dagangannya.

B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA

a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga ini merupakan seorang Ibu yang tinggal dengan 1 orang anaknya. Tahap perkembangan ini sedang dalam tahap usia tua.( Tahap Perkembangan VII ).

b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tn. S sebagai KK berumur 54 tahun sampai sekarang belum menikah.

c. Riwayat keluarga inti
• Ny.N tidak memiliki riwayat penyakit, hanya ± 1 bulan yang lalu terserangpenyakit DHF dan Thypoid.
• Tuan S tidak memiliki riwayat penyakit keturunan, hanya flu biasa.
• Pelayanan kesehatan yang didatangi bila sakit adalah Dokter praktek dan Puskesmas.

d. Riwayat keluarga sebelumnya
Keluarga Tn. S tidak ada yang menderita penyakit keturunan, hanya flu biasa.






C. PENGKAJIAN LINGKUNGAN

Denah Rumah :

Dapur Gudang Teras Belakang
Selatan

Kamar

R. Makan + R. Keluarga Utara

T. Tidur R. Tamu

Teras Depan


a. Karakteristik Rumah
o Luas rumah : 5 x 10 m
o Jenis rumah : permanent terbuat dari batu bata dan anyaman bambu
o Status rumah : milik sendiri
o Jumlah Ruangan : 6 ruangan
o Jumlah Jendela : 2 buah
o Kaadaan Lantai : lantai terbuat dari semen dan keadaan lembab
o Pembuangan Sampah : sampah dibuang di TPA yang ada di belakang rumah
o Pembuangan Limbah : tidak ada
o Tempat memasak di kompor
o Tempat menyimpan makanan
o Penataan perabotan RT kurang rapi
o Sumber air minum dari sumur
o Lingkungan disekitar rumah : sebelah kanan adalah rumah dan sebelah kiri adalah rumah anaknya, di belakang rumah terdapat rumah untuk barang bekas.
o Ventilasi : jumlah jendela 2 buah, yaitu terdapat di ruang tamu.
o WC keluarga Tn. S : tidak ada.

b. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Tetangga Tn. S saling bekerja sama bila ada tetangga yang sakit maka tetangga yang lain akan menjenguknya.



c. Mobilitas Geografis keluarga
Keluarga Tn. S tidak pernah pindah dari tempat tinggal saat ini.

d. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Tn. S biasanya berkumpul pada saat- saat senggang. Di masyarakat Tn. S maupun Ny. N mengikuti pengajian, arisan RT, gotong royong dll.

e. System pendukung keluarga
Jumlah anggota keluarga yang sehat 1 orang dari 2 orang dan keluarga tidak mendapat bantuan dana kesehatan ( JPS ) tetapi keluarga mendapat bantuan dari keluarga besar dan tetangga apabila mengalami kesusahan.

D. KEBUTUHAN DALAM HIDUP SEHARI HARI

a. Kebutuhan nutrisi
Pengadan makanan sehari- hari dimasakkan oleh saudara Tn. S. Anggota keluarga makan 3 x sehari dengan menu nasi, sayur dan lauk pauk. Kebiasaan mengolah air minum dimasak terlebih dahulu.

b. Pola istirahat tidur
Keluarga Tn. S tidur siang ± 1 jam dan tidur malam ± 8 jam.

c. Aktifitas rekreasi keluarga
Saat ada waktu senggang, biasanya keluarga berkumpul untuk berbincang bincang. Keluarga Tn. S jarang pergi ke tempat hiburan/ rekreasi karena sibuk bekerja tapi Tn. S merasa sudah cukup dengan keadaan seperti itu.

d. Kebiasaan social
Tn. S dan Ny. N selalu aktif mengikuti kegiatan keagamaan dan kegiatan masyarakat lainya.

E. STRUKTUR KELUARGA

a. Pola komunikasi keluarga
Untuk komunikasi sehari- hari seluruh anggota keluarga Tn. S menggunakan bahasa Jawa. Komunikasi keluarga cukup baik.

b. Struktur kekuatan keluarga
Tn. S tidak bisa membujuk Ny. N untuk kontrol,sehingga selama post op name Ny. N tidak pernah kontrol ke Puskesmas

c. Struktur peran
- Tn. S berperan sebagai anak dan KK
- Ny. N berperan sebagai ibu dari Tn. S

d. Nilai dan norma keluarga
Keluarga Tn. S percaya pada Tuhan YME. Mereka menganggap penyakit ini merupakan suatu cobaan dari Tuhan YME, manusia hanya bisa berusaha dengan berobat dan berdoa. Jika ada anggota keluarga yang sakit dibawa ke Puskesmas atau fasilitas pengobatan medis.

F. FUNGSI KELUARGA

a. Fungsi Efektif
Perasaan Ny. N dengan kondisi Ny. N saat ini cukup sedih tetapi keluarga Tn. S mengatakan harus sabar karena sembuh itu merupakan kehendak dari Tuhan YME. Antara anggota keluarga saling menberikan dukungan ini terbukti dengan keluarga tidak memberikan tekanan / stress pada Ny. N. bila ada masalah keluarga Tn. S selalu bermusyawarah dengan keluarga.

b. Fungsi Sosial
Interaksi antar anggota keluarga cukup harhonis.interaksi terjadi jika seluruh anggota keluarga berkumpul seperti saat- saat berbincang –bincang dan tidak ada perbedaan yang menonjol diantara anggota keluarga.

c. Fungsi Perawatan Kesehatan
- Keluarga Tn. S kurang manpu mengenal masalah kesehatan. Ini dibuktikan dengan anak Ny. N yang mengatakan tidak tahu penyebab DHF sehingga anak Ny. N bertanya pada penyaji.
- Keluarga Tn. S mengatakan Ny. N pulang dari op name sejak 2 minggu yang lalu dan sampai saat ini belum pernah control ke Puskesmas karena merasa sudah sembuh dan hanya butuh perawatan di rumah.
- Fasilitas kesehatan di masyarakat yang digunakan oleh keluarga Ny. N adalah Puskesmas dan Dokter praktek, dan sikap keluarga terhadap pasien baik, ini dibuktikan bila klien memanggil anaknya dan anaknyapun keluar.
- Keluarga mengatakan bahwa kebersihan lingkungan itu penting, dibuktikan dengan sampah dibuang ke tempat pembuangan sampah.
- Bila anggota keluarga yang sakit maka segera di bawa ke Puskesmas , Dokter Praktek. Keluarga mengatakan fasilitas kesehatan itu perlu untuk mengobati orang sakit.

d. Fungsi Reproduksi
Ny. N mempunyai 2 orang anak laki- laki dan tidak menikah lagi semenjak suaminya meninggal.





e. Fungsi Ekonomi
Kebutuhan sandang, pangan dan papan Ny. N ditopang oleh Tn. S sebagai anaknya. Keluarga Tn. S selalu memamfaatkan sumber daya yang ada disekitarnya untuk meningkatkan status kesehatan seperti Puskesmas, Dokter Praktek.

G. STRES DAN KOPING KELUARGA

a. Stresor jangka pendek dan panjang
- Stresor jangka pendek : Keluarga Tn. S merasa khawatir dengan kondisi Ny. N saat ini
- Stresor jangka panjang : ¬¬¬-

b. Kemampuan keluarga merespon terhadap situasi / stressor
Keluarga Tn. S akan merawat Ny. N sebaik mungkin agar cepat sembuh.

c. Strategi koping yang digunakan
Strategi koping yang digunakan keluarga bila menghadapi masalah adalah dengan cara berunding dengan keluarga yang lain.

d. Strategi adaptasi disfungsional
Keluarga Tn. S tidak pernah menggunakan kekerasan dalam menghadapi/ menyelesaikan masalah

H. PEMERIKSAAN FISIK

1. Pemeriksaan Fisik Ny. N ( 11- 7-2005 )

TTV : TD : 130/90 mm Hg
S : 36º C
N : 86 x / menit
RR : 22 x / menit

a. Kepala dan wajah
Bentuk kepala bulat, rambut beruban, kotor, penyebaran rambut rata, tidak ada luka ataupun benjolan abnormal.
b. Mata
Simetris, tidak ada oedem palpebra, perdarahan sub konjungtiva (-), konjungtiva anemis, sclera tidak icterus.
c. Telinga
Simtris, ukuran normal, tidak ada serumen, bersih, pendengaran menurun, tidak ada perdarahan.
d. Hidung
Posisi septum nasi normal, patah tulang hidung (-), bersih tidak ada perdarahan, tidak ada pernafasan dengan pergerakan cuping hidung.
e. Mulut
Bibir lembab, lidah bersih, perdarahan gusi (-), gigi sudah banyak yang tanggal, bicara kurang jelas.
f. Leher
Tidak ada pembendungan vena jugularis, posisi trakea simetris, tidak ada pembesaran kelenjar thyroid.
g. Dada
Bentuk normal chest, retraksi intercosta (-), suara nafas tambahan (-).
h. Abdomen
Distensi abdomen (-), benjolan (-), bising usus 4 x / menit.
i. Eksremitas
Kekuatan otot 4 4
4 4
Tidak ada fraktur, oedema (-), klienmampu mengangkat kaki dan tangan sendiri diatas tempat tidur dan mika miki tetapi tidak mampu duduk sendiri.
j. Kulit
- Turgor jelek CRT > 2 detik
- Kering
- Terdapat bintik merah dari gigitan nyamuk di ektermitas atas dektra.

I. HARAPAN KELUARGA
Keluarga Tn. S berharap agar petugas kesehatan sering memberikan penyuluhan kesehatan sehingga masyarakat tahu dan sadar tentang pentinya kesehatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar